Pilih Perumahan atau Bangun Rumah Sendiri di Kampung? Tidak Semua Orang Sama!

Kebutuhan masyarakat untuk memiliki sebuah rumah sendiri kini telah menjadi sebuah keperluan yang mulai diprioritaskan. Beberapa orang memilih untuk membangun sendiri rumah mereka, sedangkan sebagian yang lain memilih untuk membeli perumahan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri.

Menurut pendapat Anda, manakah yang lebih baik dan menguntungkan? Membangun rumah sendiri di kampung atau membeli perumahan terbaru? Untuk itu, mari kita lihat setiap kelebihan dan kekurangan masing-masing pilihan.


Mana Yang Lebih Baik, Membangun Sendiri Atau Membeli Perumahan?

Rumah adalah salah satu aset berharga yang diupayakan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Oleh sebab itu, semua orang berusaha agar rumahnya dibangun dengan baik. Banyak alasan yang melatarbelakangi seseorang memilih membangun rumah sendiri di kampung atau membeli di perumahan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari kedua pilihan diatas.

Membangun Sendiri Rumah di Kampung :

- Membutuhkan Waktu yang agak lama

Pada umumnya, membangun rumah sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama. Anda harus mempersiapkan semua hal sendiri, seperti pemilihan tukang dan kuli bangunan, membeli bahan bangunan, proses instalasi saluran listrik dan air, dan lain sebagainya.

- Pemilihan Bahan Bangunan bisa dilakukan sendiri

Kelebihan membangun rumah sendiri adalah bahwa Anda bisa memilih sendiri setiap detail bahan bangunan yang akan digunakan. Anda bisa menyesuaikan dengan kualitas yang ingin didapatkan atau menyesuaikan dengan anggaran keuangan Anda.

- Menggunakan desain sesuai keinginan

Hal yang paling penting dari membangun rumah sendiri adalah bahwa Anda bisa membuat desain rumah yang diinginkan. Membuat beberapa variasi atau tambahan ruangan sesuai kebutuhan Anda dan keluarga. Pengaturan ruangan ini sudah bisa dilakukan sejak awal pembangunan, untuk mengurangi renovasi di kemudian hari.

- Anggarkan biaya tak terduga

Selain dana utama untuk membangun rumah, Anda perlu menyiapkan dana cadangan sebagai anggaran jika nanti membutuhkan pengeluaran yang tidak terduga pada saat membangun rumah. Contohnya seperti tiba-tiba kekurangan bahan bangunan walaupun sudah dihitung dan dipersiapkan sebelumnya.

Membeli Rumah di Perumahan :

- Waktu Pembangunan lebih singkat

Pembangunan perumahan pada dasarnya dilakukan secara borongan dari pihak pengembang. Anda hanya tinggal menunggu rumah selesai dibangun sesuai janji pengembang, atau bahkan Anda bisa membeli rumah baru yang sudah selesai dibangun dan siap ditinggali.

- Bahan Bangunan menurut standart pengembang

Anda tidak bisa memilih sendiri bahan-bahan bangunan seperti jenis dan warna keramik, bahan atap, bahan kusen dan lain sebagainya. Semua bahan menggunakan bahan yang sudah ditentukan oleh pengembang.

- Desain sesuai standar pengembang

Begitu pula dengan desain rumah. Anda tidak bisa meminta desain yang unik atau sesuai dengan selera Anda karena pada umumnya, desain rumah untuk sebuah perumahan adalah sama. Jika ingin menambahkan ruangan, Anda bisa melakukan renovasi setelah rumah tersebut sudah diserahkan kepada Anda.

- Harga rumah adalah total biaya keseluruhan

Anda tidak perlu mempersiapkan dana cadangan atau dana mendadak selama masa pembangunan karena pada dasarnya, harga rumah adalah mencakup keseluruhan biaya yang diperlukan untuk membangun rumah seperti biaya tukang, pembelian bahan baku dan pemasangan listrik dan air.

Baik rumah yang dibangun sendiri atau pun membeli rumah di perumahan memiliki keuntungan dan kerugian sendiri. Apapun pilihan yang dibuat, pastinya setiap orang mempunyai alasan masing-masing yang sama kuat. Namun satu hal yang sama dari kedua pilihan ini adalah bahwa semua orang menginginkan rumah yang awet, nyaman, serta kondusif untuk dijadikan tempat tinggal.