Ruginya Membeli Perumahan di Daerah Rawan Banjir

Semakin sedikitnya lahan yang bisa dipergunakan untuk pemukiman membuat banyak orang yang mencari rumah, melirik pada perumahan yang berlokasi di daerah rawan banjir. Daerah rawan banjir adalah daerah yang bisa dipastikan tergenang oleh banjir ketika musim penghujan tiba. Pada umumnya, orang-orang yang membeli rumah di sana karena harganya relatif murah dan masih terletak di sekitaran atau pusat perkotaan. Namun, perumahan di daerah rawan banjir sesungguhnya lebih banyak mendatangkan kerugian dibandingkan keuntungannya. Apa saja itu? Simak uraian di bawah ini.


Kerugian Membeli Rumah di Lokasi Rawan Banjir

Meskipun mendapatkan harga yang murah dan dekat dengan pusat kota, perumahan di daerah rawan banjir sering kali menimbulkan banyak efek samping yang merepotkan. Banjir yang datang meninggalkan banyak pekerjaan rumah, diantaranya adalah:

1. Merusak Bangunan Rumah dan Perabot Rumah Tangga

Air banjir yang menggenangi bagian rumah secara tidak langsung akan bisa merusak bangunan rumah. Cat dinding, batu bata, lantai dan bagian lain yang mungkin rusak akibat genangan air banjir. Apalagi jika banjir yang terjadi di wilayah ini memang sudah membudaya, bukankan artinya setiap waktu Anda harus siap untuk kemungkinan diterpa banjir?

Genangan air banjir ini juga akan merusak perabot rumah tangga yang berbahan dasar kayu atau kain seperti sofa, tempat tidur, lemari, kursi kayu dan rak. Jika dibandingkan dengan harga rumahnya yang cukup murah, kerusakan kecil namun kontinyu seperti ini akhirnya juga akan tetap merugikan Anda.

2. Merusak kendaraan

Meskipun lokasi perumahannya cukup dekat dengan pusat kota, namun jika banjir terlalu sering melanda, bukankah juga akan merepotkan? Belum lagi Anda harus segera menyelamatkan kendaraan jika banjir yang datang ketinggiannya melebihi batas normal. Bukan tidak mungkin akan merusak kendaraan yang Anda miliki.

3. Membuang waktu dan tenaga karena harus selalu membersihkan sisa banjir.

Banjir memang merupakan musibah yang akan membawa efek atau dampak dibelakangnya. Sisa kotoran atau tanah yang terbawa aliran air bisa saja masuk ke dalam rumah dan membuat kotor. Jika banjir datang berulang kali, Anda akan disibukkan oleh proses pembersihan. Membersihkan sisa-sisa banjir pasti akan memakan waktu dan tenaga. Sudah siapkah Anda untuk mengerjakan semua itu berulang kali?

4. Kemungkinan terjangkit penyakit

Tidak hanya kotoran, banjir juga bisa membawa penyakit seperti penyakit kulit, kolera, diare dan lain sebagainya. Dampak banjir tidak hanya pada rumah dan perabot rumah tangga, namun kesehatan keluarga juga terpengaruh.

Memilih rumah di daerah rawan banjir memang bisa dikatakan lebih murah dibandingkan dengan daerah yang lainnya. Namun, seiring dengan hal tersebut, konsekuensi akan bahaya banjir juga muncul. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mempertimbangkan lagi jika ingin membeli rumah di daerah rawan banjir.